SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI DINAS SOSIAL PROVINSI BENGKULU

Media Sosial Merusak Persatuan Bangsa

Pemanfaatan media sosial ini merupakan kecenderungan sikap praktis dalam melakukan komunikasi sosial. Namun, di sisi lain, media sosial juga rentan untuk disalahgunakan terhadap hal-hal yang dapat memberikan pengaruh negatif terhadap kehidupan sosial, seperti yang kita lihat sekarang media sosial dijadikan media untuk menanamkan kebencian terhadap orang lain dengan mengunggah kata-kata atau gambar yang tidak etis sehingga terbangun rasa tidak senang dan benci terhadap seseorang, terutama mereka yang memiliki posisi penting baik di pemerintahan maupun lembaga-lembaga negara. Media sosial dijadikan sarana untuk mencaci maki bahkan memprovokasi orang lain. Perilaku  ini sangat berbahaya apalagi yang menyangkut kelangsungan hidup bernegara. Di berbagai forum dimana kelompok-kelompok yang masih menggunakan perbedaan dan keragaman sebagai dasar bagi konflik dan diskriminasi terhadap kelompok lain, menyuarakan dan menyebarkan pandangannya sembari bersembunyi di balik perlindungan anonimitas. Tujuannya dari forum tersebut untuk terciptanya kerenggangan hubungan sosial dalam kelompok-kelompok yang  menggunakan perbedaan dan keragaman sebagai dasar pemersatu.

Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk bisa mengkondisikan pemanfaatan media sosial ke arah yang positif. Kesadaran tentang Pancasila dan upaya untuk memaknainya dalam penggunaan sosial media oleh generasi muda sejatinya dapat mendorong media sosial untuk menjadi sarana yang menjembatani perbedaan, bukan membangun dinding konflik dan diskriminasi antar kelompok dan mengancam kesatuan. Kemungkinan masih banyak dampak-dampak negatif yang mungkin akan terjadi jika penyalahgunaan media sosial ini tidak dikontrol dan diantisipasi. Dengan melihat adanya pengaruh positif dan negatif dari penggunaan sosial media ini, maka dirasakan perlu diberikannya suatu pemahaman kepada masyarakat pada umumnya dan khususnya kepada para pemuda penerus bangsa tentang perlunya menggunakan media sosial sebagai sarana pemeersatu bangsa.